Entri Populer

Tuesday, 31 August 2010

Ujung Tombak yang Sering Berada di Ujung Tanduk

Walau sudah cukup lama gw tinggalin menjadi ujung tombak yang sering berada di ujung tanduk, tapi gw masih pengen share pengalamku dulu. Siapa tahu tulisan ini bisa memberi masukan untuk lebih baiknya kondisi temen2 gw yang masih menjadi ujung tombak.

Siapa ujung tombak yang sering berada di ujung tanduk versi aku ini ????? Customer care, call center, hot line atau apalah itu namanya.....itulah gw dulunya. Kami sebenarnya termasuk dalam customer service, tapi pelayanan kami melalui telp. Wlo sebenarnya askses gw ke data nasabah lebih besar dan bebas drpd cs yg bertatapan langsung.

Kenapa gw bilang berada di ujung tanduk ?????

1. Hampir setiap hari kami ada customer yang memaki tanpa boleh membalasnya apalagi menutup telp (ini biasanya untuk care line yang berbayar, kalo free biasanya cs bisa mutusin kontak dgn customer itu). Lu bisa bayangin dunk betapa kenyangnya kami dengan umpatan itu. Kami tetap harus NICE, ga boleh bales, pokoknya harus memiliki hati seluas samudera deh. Klo sampai keceplosan bales tuh customer maka akibatnya tanpa basa-basi atau diingat sumbangsih tuh cs selam ini bakalan langsung CUT.....

2. Kebanyakan profesi ini adalah by kontrak outsourcing, jd gampang diputuskan atau dipecat. Contohnya klo samapi ada cs yang keceplosan bales makian cutomer maka biasanya hari itu juga dia akan langsung diCUT tanpa babibu, pesangon atau surat keterangan kerja......

3. Karena hanya kontrak dan outsoursing juga ga mau rugi, maka kecil sekali kami bisa masuk menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat kami bekerja atau di outsourcingnya. Yang ada setelah dua tahun agar tidak perlu mengangkat kami menjadi karyawan tetapnya maka akan dilakukan pemutihan selama sebulan. Setelah itu masuk lg dengan status karyawan baru. Pinter ya, ga mau rugi. Padahal tiap bulannya mereka sudah banyak memotong gaji. Klo kita laporin belum tentu jg di follow up....juts take it or leave it..... Bisa bayangin dunk kalo semumur hidup kita kerja disana maka seumur hidup jg tetap akan jd karyawan kontrak. Ada sih outsoursing yg sudah lebih baik dgn mengangkat menjadi karyawan tetapnya, semoga ini bisa diikuti semua....

4. Kalau ada ancaman masuk koran atau memang nama kami masuk koran, SKAKMAT lah buat kami. Jd ingat beberapa hari yang lalu temen kos-q bercerita ada temannya yang disemprot nasabah dan diancam masuk koran. Gw tanyain kenapa temennya itu sampai bisa diancam masuk koran. ternyata ada seorang customer yang ingin cara cepat tidak mau melalui prosedur yg sering mereka anggap berbeli-belit (padahal klo dipikir berbelit mana sih sama birokrasi pemerintahan). Laporan sudah dibuatkan tp kan harus menunggu, semua ada SOPnya ga bisa lah instan (emang makanan apa). Siangnya dia marah2 dibilang ga di follow up. Lah...udah cari jalan pintas mau instan pula. ya ga bisa lah......kecuali kalau perusahaan sendiri ya, bisa dibuat sesuka hati. Ujung2nya cs juga yg dimarahin, padahal laporan cs pun jawabannya tuh customer harus ikuti peraturan yg ada. Diancamlah dia masuk koran.....

5. Tiap lebaran kami tetap harus stand by tapi justru orang-orang yg mengadu saat lebaran tuh kebanyakan juga maunya instan, sikapnya selalu memburu-buru, ga sabaran, prosedur belum selesai dijelasin langsung ngeloyor aja. Ntar klo ngurus dokumen ga lengkap dibilang ga diinfoin. Yah, kemana aja lu. Ketika orang dapat merasakan libur masal mereka ga pernah mikirin ya orang2 yg tidak bisa menikmati itu. Pengen juga lho kam ikut libur.

6. Ada nasabah yg sengaja cari masalah. Bisa karena masalah rumah tangga atau tumpukan beban kerja mereka jadi biar mereka plong ngomelnya mereka dan cari-cari masalah. Dan kami tidak bisa membalas ketika dijadiin samsak begini.

Apalagi ya, intinya sih semoga ada perbaikan lah untuk nasib mereka ini.....

Gw sadar jg kalau ga luput dari salah, tp tidak bisakah kami jg dianggap manusia. Tidak bisakah walau line itu berbayar tp cs-nya jg masih punya harga diri. Ggw pernah merasa benar2 emosi karena dicaci maki tanpa tahu sebabnya apa langsung disemprot habis-habisan, ternyata tuh record nasabah emg begitu. Ada jg yg bikin gw gw sakit hati sekali, ada omongan dia yg sangat menyinggung gw. Rasanya naik pitam jika bahas orang ga tau diri itu. Wlo berusahan keras memaafkan semuanya, rasanya masih sakit karena kami juga manusi.

31/08/2010

No comments:

Post a Comment