Tahun 2012 diminta untuk ikut serta TOT yang diselenggarakan oleh Asia Pacific Forum. Seperti aku tulis sebelumnya, TOT itu ada sesi online training 1 bulan lalu face to face 5 hari di Manila-Filipina.
Aku ga nyangka kalo perjalanan keluar negeri yang pertama kali harus sendirian, padahal biasanya yang ikut training APF pasti 2 orang ato lebih. Ya sudahlah, bersikap santai aja nanti selama di perjalanan. Pura-pura biasa ke luar negeri biar ga keliatan katrok, hehehehe. Persiapan ke negeri orang pun dilakukan. Pilah-pilah baju,beli souvenir dan tukar uang. tak lupa beli koper baru karna yg lama sudah rusak parah dan kekecilan pula.
Hari yang ditentukan untuk berangkat pun tiba. eng ing eng, berharap smua lancar. Keluargaku mungkin agak kawatir, jadi tanpa diminta om mengantar sampai ke blok m. Dari sana aku melanjutkan ke bandara dengan bus damri. Stelah sampai bandara aku langsung check in aja. Yah maklum flight internasional harus check in 2 jam sebelumnya. Aku pasang tampang nyantai padahal deg-degan banget. Sukurlah urusan check in dan imigrasi berjalan lancar. Kemudian aku masuk dan menunggulah aku diruang tunggu sambil dengerin musik.
Untung pake Malaysia Airlines jadi masih ada bahasa melayunya yang mirip-mirip bahasa Indonesia. Pesawat selamat mendarat di Malaysia. Aku harus bergegas karena flight selanjutnya sejam lagi. Aku jalan cepat ke ruang tunggunya. Lumayan itung-itung olahraga.
Perjalanan Malaysia-Filipina kunikmati dengan tidur pulas. Yah maklum semalamnya kan begadang trus harus bangun pagi-pagi. Pokoknya stelah makan langsung molor. Film yang dipilih untuk ditonton akirnya malah nonton aku tidur.
Malam hari aku sampai di Manila. Salut juga ama slogan yang terpasang disana menyambut pahlawan devisa mereka. Apalagi pelayan yang mereka berikan ke pekerja migran mereka bener-bener top deh, beda ama di negeri kita dimana TKI justru dipalak. Disana proses imigrasi pun lancar. aku kemudian menuju tempat yang telah ditentukan dimana telah tersedia driver yang siap mengantarku ke hotel.
Sampai hotel rasanya sudah capek banget. Jadi buka kamar, beberes trus bikin minuman manis. di meja aku lihat ada welcome fruit. Tapi ditulisnya welcome Mr.Tanlain, kan harusnya Miss.Tanlain....hiks
Tak lupa sms nyokap, om dan nunuku. Nyokap dan om sangat excited jadi mreka telpon-telpon aku. Ya tau dung endingnya, pulsaku abis kena roaming. Akirnya aku sms ke nyokap dan om untuk santai aja, aku baik-baik saja dan ga usah hubungi dulu karna roaming. Aku pun terpaksa meminta nunu untuk beliin aku pulsa lagi. Untunglah ada free wifi sehingga aku masih bisa ngontak via wa ato fb.
Kegiatan disana berlangsung sampe 17.30. Stelah itu acara bebas. Aku menghabiskan free time dengan makan malam di pinggir pantai Manila atau jjs ke mal cari oleh-oleh. Aku jadi orang yang norak plus baik. Karna pertama kali kluar negri jadi smua kluarga sampai tante om nenek kakek kubeliin oleh-oleh. Tak lupa beli manisan mangga yang terkenal itu. Temen-temenku pada suka, namun sayang salah satu tanteku komentar ngapain jauh-jauh kesana cuma beli begitu doang.... Huh, ga tau dia klo beli begitu doang itu belinya dari uang yang harusnya buat makan malam. Sebel.
Sempat makan malam bersama APF, peserta dan komnasnya Filipina juga. Makanan disana sih menurut aku enak-enak aja, masih sesuai ama lidahku lah. Apalagi sajian babinya, jadi wajar dunk pulang dari sana walo jarang makan malam tapi tetep tambah ndut, secara klo pagi dan siang makan sosis haram.
O iya, aku stay di hotel Trader. Lumayan deket dengan bandara. Deket mall (klo disini itc gitu lah) dan deket pantai. Ke mall (itc) ama ke pantai bisa dengan jalan kaki aja. servis hotelnya ok, aku bisa dapat free kopi after luch...espreso pula......enyakkkkk
Slain ke pantai dan mall kecil itu, aku juga pergi ke 2 tempat belanja lainnya. Satu tempat seperti tanah abang dan yang satunya mall paling gede disana (kayak GI gitu). Disana ada toko souvenir khas sana. Yang lain ngobok2 mall, gw ngendon aja di toko itu. Kalap beli ini itu demi oleh-oleh(lagi).
Waktu berjalan tak terasa waktunya pulang. Aku satu pesawat sampai Malaysia dengan teman dari Bangladesh dan Maldives. Stelah puas bercerita akirnya kami tertidur. sampai di Malaysia, aku masih sempat sightseeing dengan temanku yang dari maldives. Kemudian kami berpisah karena beda tempat nunggu pesawatnya.
Yah akirnya aku kembali. Sampai tengah malam di jakarta, langsung tepar. Besok paginya udah fit dan siap jjs di Jakarta. Tak lupa cerita ke nyokap gimana itu Manila.
Hari yang ditentukan untuk berangkat pun tiba. eng ing eng, berharap smua lancar. Keluargaku mungkin agak kawatir, jadi tanpa diminta om mengantar sampai ke blok m. Dari sana aku melanjutkan ke bandara dengan bus damri. Stelah sampai bandara aku langsung check in aja. Yah maklum flight internasional harus check in 2 jam sebelumnya. Aku pasang tampang nyantai padahal deg-degan banget. Sukurlah urusan check in dan imigrasi berjalan lancar. Kemudian aku masuk dan menunggulah aku diruang tunggu sambil dengerin musik.
Untung pake Malaysia Airlines jadi masih ada bahasa melayunya yang mirip-mirip bahasa Indonesia. Pesawat selamat mendarat di Malaysia. Aku harus bergegas karena flight selanjutnya sejam lagi. Aku jalan cepat ke ruang tunggunya. Lumayan itung-itung olahraga.
Perjalanan Malaysia-Filipina kunikmati dengan tidur pulas. Yah maklum semalamnya kan begadang trus harus bangun pagi-pagi. Pokoknya stelah makan langsung molor. Film yang dipilih untuk ditonton akirnya malah nonton aku tidur.
Malam hari aku sampai di Manila. Salut juga ama slogan yang terpasang disana menyambut pahlawan devisa mereka. Apalagi pelayan yang mereka berikan ke pekerja migran mereka bener-bener top deh, beda ama di negeri kita dimana TKI justru dipalak. Disana proses imigrasi pun lancar. aku kemudian menuju tempat yang telah ditentukan dimana telah tersedia driver yang siap mengantarku ke hotel.
Sampai hotel rasanya sudah capek banget. Jadi buka kamar, beberes trus bikin minuman manis. di meja aku lihat ada welcome fruit. Tapi ditulisnya welcome Mr.Tanlain, kan harusnya Miss.Tanlain....hiks
Tak lupa sms nyokap, om dan nunuku. Nyokap dan om sangat excited jadi mreka telpon-telpon aku. Ya tau dung endingnya, pulsaku abis kena roaming. Akirnya aku sms ke nyokap dan om untuk santai aja, aku baik-baik saja dan ga usah hubungi dulu karna roaming. Aku pun terpaksa meminta nunu untuk beliin aku pulsa lagi. Untunglah ada free wifi sehingga aku masih bisa ngontak via wa ato fb.
Kegiatan disana berlangsung sampe 17.30. Stelah itu acara bebas. Aku menghabiskan free time dengan makan malam di pinggir pantai Manila atau jjs ke mal cari oleh-oleh. Aku jadi orang yang norak plus baik. Karna pertama kali kluar negri jadi smua kluarga sampai tante om nenek kakek kubeliin oleh-oleh. Tak lupa beli manisan mangga yang terkenal itu. Temen-temenku pada suka, namun sayang salah satu tanteku komentar ngapain jauh-jauh kesana cuma beli begitu doang.... Huh, ga tau dia klo beli begitu doang itu belinya dari uang yang harusnya buat makan malam. Sebel.
Sempat makan malam bersama APF, peserta dan komnasnya Filipina juga. Makanan disana sih menurut aku enak-enak aja, masih sesuai ama lidahku lah. Apalagi sajian babinya, jadi wajar dunk pulang dari sana walo jarang makan malam tapi tetep tambah ndut, secara klo pagi dan siang makan sosis haram.
O iya, aku stay di hotel Trader. Lumayan deket dengan bandara. Deket mall (klo disini itc gitu lah) dan deket pantai. Ke mall (itc) ama ke pantai bisa dengan jalan kaki aja. servis hotelnya ok, aku bisa dapat free kopi after luch...espreso pula......enyakkkkk
Slain ke pantai dan mall kecil itu, aku juga pergi ke 2 tempat belanja lainnya. Satu tempat seperti tanah abang dan yang satunya mall paling gede disana (kayak GI gitu). Disana ada toko souvenir khas sana. Yang lain ngobok2 mall, gw ngendon aja di toko itu. Kalap beli ini itu demi oleh-oleh(lagi).
Waktu berjalan tak terasa waktunya pulang. Aku satu pesawat sampai Malaysia dengan teman dari Bangladesh dan Maldives. Stelah puas bercerita akirnya kami tertidur. sampai di Malaysia, aku masih sempat sightseeing dengan temanku yang dari maldives. Kemudian kami berpisah karena beda tempat nunggu pesawatnya.
Yah akirnya aku kembali. Sampai tengah malam di jakarta, langsung tepar. Besok paginya udah fit dan siap jjs di Jakarta. Tak lupa cerita ke nyokap gimana itu Manila.
Mall of asia pasti ya mall yang kayak GI itu? hahahaha
ReplyDeleteo iya, bener itu namanya
ReplyDelete